Cerita Sex Sedarah

Cerita sex sedarah keluarga – Namaku Benny, usiaku saat ini 20 tahun. Aku anak bungsu dari 2 bersaudara. Aku memiliki satu orang kakak perempuan bernama Tina, usianya berbeda kurang lebih 5 tahun denganku. Dari SMP aku sudah mulai nakal dan suka keluar malam. Begitu juga dengan kakakku yang senang dugem, walaupun sekarang sudah jarang dia lakukan karena saat ini dia sudah bekerja.

Saat ini, aku bekerja di salah satu klub terkenal di Jakarta. Kak Tina (begitu aku biasa memanggil kakakku) bekerja di salah satu Bank Swasta, juga di daerah Jakarta. Karena perbedaan jam kerja, kami jadi jarang bertemu walaupun tinggal satu rumah. Kami tinggal di daerah Bekasi hanya bersama ibu kami. Ayah kami sudah lama meninggal dunia.

Secara fisik aku memiliki tinggi badan yang lumayan tinggi (sekitar 167 cm), berukuran sedang, kulit sawo matang dan wajah yang biasa saja. Sedangkan kakakku Tina, juga berkulit sawo matang, tinggi badannya lebih pendek sekitar 2 cm dari aku. Wajahnya terbilang cukup manis, tapi yang paling menjadi pusat perhatian dari cowok-cowok, termasuk aku, adalah bentuk badannya yang sexy.

Kadang-kadang, aku memang suka membayangkan bentuk tubuh Kak Tina. Soalnya memang dia sexy banget sih. Terlebih sejak aku mengalami mimpi basah pertama kali waktu SMP 1 dulu. Yang kuimpikan saja kakakku!! Paling hebat saat aku melihat Kak Tina cuma berbikini saat berenang, selebihnya cuma bisa dalam mimpi.

Kisah yang tak akan aku lupakan ini, terjadi ketika aku sedang tidak ada shift di klub tempat kerjaku. Kurang lebih jam 12 malam, aku yang belum bisa tidur karena terbiasa tidur menjelang pagi, sedang berbaring di tempat tidur. Sambil berbaring, pikiranku melamun pada sosok Tina, kakak tercintaku. Saat mikirin aku ngaceng kenceng!! Gile kupegang penisku, malah makin bikin tenda di selimutku jadinya. Yah walaupun gak terlalu besar, hanya sekitar 15 cm. Lalu kulepas celana pendek, beserta celana dalamku, lalu kuusap-usap sayang deh penisku. Tentu saja sambil membayangkan bagaimana bentuk tubuh kak Tina yang polos dalam keadaan bugil. Aku menghayalkan tubuh kak Tina pasti mulus tanpa cacat, payudaranya yang berukuran cukup besar pasti lumayan mantap kalau dipegang, dengan puting cukup besar sehingga enak dikulum. Lalu aku membayangkan pantatnya yang montok.

Sedang enak-enak berhayal begitu, tiba-tiba pintu kamarku diketok.

”Tok.. tok.. tok..” cuma tiga kali dan tidak kencang.

Karena kebiasaan menjaga privacy di keluarga kami, sebelum masuk harus ketok pintu dulu, aku sih tidak pernah mengunci pintu.

“Siapa?” tanyaku.

“Aku Yo…” jawab suara yang tidak asing lagi.

Ternyata kak Tina! Gadis yang sedang kuimpi-impikan muncul mendatangiku! Aku terdiam bingung.

“Benny, kamu belum tidur pulas kan?” tanya kak Tina dari balik pintu.

Lalu diam menunggu jawabanku. Aku semakin bingung karena dalam keadaan sedang tidak memakai celana.

“Boleh masuk Yo?” tanya kakakku lagi, padahal aku baru mau menyuruhnya masuk, tapi belum sempat.

“Iya, masuk saja kak..” kataku cukup keras supaya jelas terdengar olehnya, kalau pelan-pelan entar dia tidak jadi masuk lagi, kan bikin sedih jadinya.

Kak Tina pun masuk juga kemudian menutup pintu kamar dengan sangat pelan.

Dia kemudian berbalik menghadapku dan berkata. “Yo, lampunya dinyalain yah? Remang-remang banget nih…”

Maklum sebelum naik ranjang, lampu terangnya kumatikan, cuma sisa lampu kecil saja, jadi remang-remang. Wah benar juga idenya, jadi aku bisa melihat jelas tubuh kak Tina, sepertinya cuma memakai baju tidur waktu bayangannya terlihat saat memasuki kamarku.

“Iya deh..” jawabku, lalu sadar, wah, entar penisku yang ngaceng kelihatan dong!

“Eh… kak…!!” belum sempat aku ngomong lagi, kakakku sudah menyalakan lampu.

“Blar..” terang deh kamarku.

Aku memperhatikan kak Tina. Dia memakai baju tidur favoritku, karena model baby doll, terusan cuma melewati pantatnya dikit, warna putih dan agak transparan. Biasanya kalau dia berdiri membelakangi lampu sih kelihatan bentuk tubuhnya, dan pakaian dalamnya. Kali ini belum kelihatan, kan lampunya di tengah ruangan, sedang dia masih dekat pintu.

“Ada apa kak Tin?” tanyaku bingung juga dan heran, ada apa malam-malam waktunya tidur begini dia datang yah? Kalau masih sore sih aku tidak heran, paling dia mau nanya soal komputer atau soal mobilnya.

Lalu kak Tina berjalan menghampiri ranjang sambil melihat mataku terus. Wah untung tidak melihat ke arah penisku yang masih ngaceng! Bayangkan sendiri deh cewek seksi sedang berada di dekat ranjang kamu dan sambil tersenyum manis sekali pada kamu.

Sewaktu dia makin mendekatiku, aku menggeser ke tengah ranjang, jadi dia bisa duduk di tepi ranjang kalau memang mau ngobrol agak lama. Nah saat makin dekat itulah lampu kamar dibelakangi olehnya. Bayangan mulus tubuhnya yang sempurna sekali, melengkung dan meliuk indah, semakin jelas saja terlihat.

Benar saja dia duduk dekat pinggangku, persis sebelah pinggang dan penisku yang ngaceng berat. Selimutku yang bergeser membuat penisku mengangguk-angguk kegelian karena gesekan itu. Tangan kiriku yang masih dalam selimut terpaksa harus memegangi penisku. Kak Tina berlagak tidak melihat dan tetap senyum manis sekali.

“Benny, kakak mau sesuatu yang spesial buat kamu, tapi kamu nggak boleh cerita sama siapapun juga, setuju?” Langsung saja aku mengangguk walaupun aku masih bingung menduga-duga.

“Janji yah Yo..?” tanyanya lagi.

“Aku berjanji, kakakku tersayang..” kataku menegaskan dari sekedar mengangguk.

“Benny, kakak mau tahu kamu kalo pacaran ngapain aja?” tanya dia.

“Huh..!? Kok tiba-tiba nanya gitu? Paling ciuman bibir aja sih…” kataku, kak Tina tersenyum makin lebar. Walaupun aku bekerja di klub malam, bukan berarti aku terlibat pergaulan bebas.

“Jadi belum pernah pegang-pegang tubuh cewek dong?” tanyanya lagi, memancing dikit.

“Yah pegang sih belum cuma kalo melihat sering?” lanjutku lagi.

“Oh ya? dimana?” tanya kakakku sedikit kaget.

“Di internet..” jawabku cepat, memang betul sih.

Dia tersenyum lagi, heran kayaknya makin lama melihat tersenyum makin manis saja tuh senyumnya, wah aku rasanya makin senang dan happy sekali melihat bibirnya yang tersenyum.

“Jadi yang asli belum pernah dong?” kata kakakku masih dengan tersenyum.

Bagiku ini bukan ledekan, tapi ucapan tulus kakak pada adik yang memang akrab. Aku mengangguk.

“Kakak mau kasih sesuatu yang sangat spesial, tapi kamu harus janji tidak boleh ngapa-ngapain kalo gak disuruh. Mau nggak?” tanya kak Tina, kakak tersayangku ini. Aku mengangguk.

“Eh janji dulu..” lanjutnya lagi.

“Iya deh Benny janji kak Tina sayang..” kataku memuaskan keinginan kakakku.

“Siap menerimanya?” tanyanya lagi sambil menegakkan badannya yang tadinya duduk santai.

Aku mengangguk lalu berkata “Siap kak…!”

Kakakku kemudian menaiki ranjang, sambil tangannya mendorong perlahan tubuhku untuk bergeser sedikit. Ranjangku sih cukup lebar, jadi muat saja kalau mau tidur berduaan. Lalu kakakku berlutut tegak di sampingku, memandang mataku lekat-lekat masih dengan senyum manisnya. Kemudian secara perlahan-lahan dia mengambil ujung bawah baju tidurnya.

Tiba-tiba kak Tina buru-buru dia turun ranjang, menuju ke lemariku yang ada CD playernya. Dia pilih buru-buru salah satu CD lalu diputarnya. Nah muncul lagu romantis, dipasangnya cukup keras tapi tidak mengganggu keluar ruangan. Mungkin sekedar supaya pembicaraan kami tidak terdengar saja kali. Lalu dia berjalan ke pintu dan mengunci pintu.

Aku merasa sedikit heran, mau ngapain nih. Kak Tina balik lagi ke sampingku, berlutut di atas ranjang sambil melenggok menari mengikuti irama lagu. Tangannya balik lagi memegang ujung bawah baju tidurnya dan mulai memilin sedikit-sedikit, lalu menarik perlahan ke atas. Wah ini sih striptease. Kutungguin saja deh. Begitu bawah bajunya mulai naik setinggi bawah selangkangannya, aku makin deg-degan! Cepat sekali naik lagi perasaanku. Lalu muncul celana dalamnya yang transparan berbentuk V dan sebagian besar tali. Warnanya sih hitam, ada merahnya sedikit persis ditengah dekat bawah pusarnya.

Gila! Belahan kewanitaannya terbayang dalam bungkusan halus itu yang mengikuti bentuk bibir kemaluannya. Sialan aku janji tidak boleh ngapa-ngapain. Wah pingin sekali untuk menjamahnya. Tangan kiriku terpaksa memegangi penisku. Makin keras saja ngacengnya nih.

Makin tinggi kakakku menarik bajunya, semakin jelas tubuh putihnya terlihat. Begitu juga bagian bawah payudaranya muncul. Aku sampai menelan ludah. deg-degan makin keras. Sial ada bra-nya! Tapi bentuk bra-nya sexy banget! warnanya juga hitam transparan dan puting susunya yang kuduga cukup besar, benar saja muncul dan terlihat jelas, kali ini aku tidak perlu menebak-nebak lagi, ternyata warnanya merah sedang, nggak pink sih, lebih tua sedikit tapi tidak coklat gelap. Saat bajunya melewati kepalanya, aku ingin sekali memegang payudaranya. Tapi ingat janjiku tadi.

Dan saat bajunya sudah lolos melewati kepala, kak Tina langsung membuangnya ke atas lantai kamarku. Tangannya kembali turun lagi yang membuat payudaranya terlihat dan berbentuk semakin menonjol saja. Aku udah nggak tahan nih. Kemudian kakakku menggeser posisi berlututnya kali ini dia mengangkangiku. Sepertinya aku semakin tidak tahan. Mana tangan kiriku sudah tidak lagi memegang penisku lagi dan dengan posisi baru ini otomatis kakakku menindih perutku. Dia masih bergerak meliuk dan menari. Mungkin tidak nyaman menari di atas selimut, dia menggeser dulu lalu mendadak menyingkapkan selimut untuk membuangnya.

Cara Cepat Hamil
Cara Cepat Memperbesar Penis
 

Topik cerita yang berhubungan adalah: cerita sex sedarah, Cerita sex tante sedarah, Cerita sex tante sexy, www cerita mesum com, Cerita sex sedarah tante, www cerita sex sedarah com, Cerita ranjang tante, ngentot sedarah, cerita ngentot sedarah, cerita sex kaka, cerita seks tante sedarah, Ngentot tante sedarah, cerita sedarah, sex sedarah, cerita sex ranjang, cerita seks sedarah tante, sex keluarga sedarah, cerita sex ranjang tante, cerita sex ngentot sedarah, cerita tante sedarah, cerita seru sedarah, cerita bunting ngentot sedarah, cerita ngentot kaka, cerita sex keluarga sedarah, ceritasexsedarah, cerita mesum sedarah 2011, Cerita mesum tante sedarah, cerita sex sedarah dengan tante, ranjang tante, Www cerita sex mesum sedarah com, kesah tante, ceritasex sedarah, cerita sex dengan tante sedarah, www sex sedarah, www cerita ranjang, sex tante sedarah, www cerita sedarah, cerita sex stw sedarah, cerita sex sedarah keluarga, cerita dewasa ngentot sedarah, cerita sex sedarah ngentot tante, cerita sex sedarah bibi, cerita ngentot di ranjang, Cerita Tante ranjang, tante ranjang, www cerita ranjang com, cerita sex sedarah tanteku, cerita seks sedarah, cerita sedarah keluarga, cerita sex sedarah terbaru.

This entry was posted in Cerita Dewasa and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.